Kamis, 15 Januari 2026

Badan Usaha Milik Ansor (BUMA): Menguatkan Ekonomi Kader dan Umat


Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) adalah entitas usaha resmi yang dibentuk oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor sebagai bagian dari strategi besar untuk mendorong kemandirian ekonomi, pemberdayaan kader, serta kontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Apa Itu BUMA?

BUMA merupakan badan usaha yang dibentuk untuk mengelola unit-unit bisnis produktif, menjalin kemitraan strategis, serta mengembangkan model bisnis berbasis komunitas yang inklusif dan berkelanjutan. Sebagai sayap bisnis GP Ansor, BUMA berfungsi untuk memastikan organisasi ini memiliki basis ekonomi yang kuat dan mandiri.

Diluncurkan secara resmi pada 30 April 2025 di Jakarta, BUMA menghadirkan semangat baru dari organisasi kepemudaan tradisional yang tidak hanya berperan di ranah sosial dan keagamaan, tetapi juga aktif dalam dunia ekonomi modern.

Visi, Misi, dan Fokus Bisnis

Visi BUMA adalah mewujudkan kemandirian ekonomi kader dan organisasi melalui pengembangan usaha yang profesional, inovatif, dan bersinergi dengan potensi lokal. Misinya mencakup:

  1. Mendorong kader menjadi pelaku usaha produktif.

  2. Menciptakan jaringan bisnis yang inklusif dan berintegritas.

  3. Meningkatkan daya saing ekonomi di tingkat nasional dan lokal.

BUMA bergerak di berbagai sektor usaha seperti:

  1. Ritel dan perdagangan, termasuk model usaha ritel modern bersama mitra besar seperti Indomaret untuk membuka warung dan minimarket kader.

  2. Agribisnis dan peternakan melalui pengembangan program ekonomi rakyat seperti Kelompok Usaha Gotong Royong di lebih dari 22.800 desa.

  3. Layanan digital dan teknologi, termasuk pengembangan platform keamanan siber bekerja sama dengan perusahaan teknologi internasional.

Selain itu, BUMA aktif dalam sektor konsultasi keuangan, logistik, manufaktur, pariwisata, energi, dan masih banyak lagi, yang semuanya diintegrasikan sebagai jaringan usaha di bawah satu payung.

Pemberdayaan Kader dan Dampak Ekonomi

Salah satu tujuan utama BUMA adalah pemberdayaan kader GP Ansor. Melalui pelatihan bisnis, akses jaringan usaha, dan dukungan pendanaan, kader diberi peluang untuk terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi yang produktif.

Pendekatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi anggota Ansor, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat luas. Misalnya, program usaha di desa diproyeksikan menciptakan ratusan ribu hingga juta-an lapangan kerja, sekaligus membantu penguatan ekonomi rakyat dari akar rumput.

Kolaborasi dan Sinergi Strategis

Untuk memperluas dampaknya, BUMA secara aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak:

  1. Pemerintah dan swasta untuk membuka ruang kerja sama dalam pengembangan usaha dan investasi.

  2. Mitra besar seperti Indomaret untuk memperluas jaringan ritel kader.

  3. Perusahaan teknologi internasional, untuk inovasi dan pengembangan layanan digital.

Kesimpulan

Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) merupakan langkah strategis GP Ansor dalam memperluas peran organisasi ke bidang ekonomi dengan prinsip keterbukaan, profesionalisme, dan keberlanjutan. Melalui berbagai unit usaha, kemitraan strategis, dan pemberdayaan kader, BUMA menegaskan komitmennya untuk membangun kemandirian ekonomi kader dan masyarakat, sekaligus menjadi model inovatif dalam pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas di Indonesia.


Referensi

  1. “Badan Usaha Milik Ansor,” ansor.id — Profil dan tujuan BUMA.

  2. “GP Ansor bentuk badan usaha untuk bantu perkuat ekonomi RI,” ANTARA News — Peluncuran resmi BUMA.

  3. “Badan Usaha Milik Ansor (BUMA)” buma-group.id — Fokus sektor dan nilai perusahaan.

  4. “BUMA GP Ansor Gandeng Indomaret,” buma-group.id — Kemitraan ritel dan usaha kader.

  5. “GP Ansor Luncurkan Usaha Gotong Royong di 22.800 Desa,” buma-group.id — Program pemberdayaan desa.

  6. “BUMA GP Ansor Gandeng Perusahaan Teknologi Singapura dan Swiss,” ansor.id — Inovasi teknologi siber BUMA. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar